ARTIKEL POPULER

0

Kembar Siam Tertua Di Dunia

Tuesday, May 21, 2013

Donni dan Ronnie Galyon kini ditetap sebagai kembar dempet tertua yang masih hidup hingga saat ini. Keduanya bahkan memecahkan rekor dunia yang dikeluarkan oleh Guinness Book of World Record. Dengan kondisi perut yang menyatu, kembar yang berusia 58 tahun ini tentunya bangga dengan raihan mereka tersebut.

Sulit membayangkan aktivitas kembar ini hingga tumbuh dewasa. Tubuh keduanya berhimpitan pada tubuh namun jantung serta perut keduanya terpisah. Usus pun keduanya harus berbagi, meskipun kaki dan tangan mereka lengkap. Demikian diberitkan Associated Press.

Tumbuh dewasa dengan kondisi yang dialami Donni dan Ronni tentunya unik. Mengingat di setiap keadaan penting, memalukan, sedih, ataupun senang mereka alami bersama. Tetapi hal ini tidak mencegah keduanya untuk bertahan hidup.

Sepanjang hidup, kembar ini bekerja di sebuah karnaval. Mereka menghibur para pengunjung dengan menunjukkan kelebihan mereka. Tetapi kini masa-masa tersebut sudah selesai. Keduanya memutuskan untuk berhenti dari karnaval karena kesehatan mereka yang menurun.

[imagetag]

[imagetag]

Sumber

#bcfda5
Read More - Kembar Siam Tertua Di Dunia
0

Tips: Cara Memancing Wanita Agar Mengejarmu

Biasanya, lelakilah yang selalu mengejar-ngejar wanita idamannya, memberi perhatian lebih, lalu mengungkapkan cinta. Tapi, kini juga masanya menikmati agresivitas kaum wanita, dan menjadi lelaki yang diincar kaum wanita. Caranya? Gampang, dengan tips kecil, hal itu bukan tak mungkin. Tapi, ini rahasia lho?

Pertama kali yang harus kamu lakukan adalah membuat diri kamu serileks mungkin. Karena kalau kamu terlalu menggebu-gebu, bisa merusak semua "niat baik" itu. Perlu kamu ketahui juga, sebenarnya membuat si dia datang ke kamu lebih dulu, bukan perkara rumit kok! Kamu hanya perlu tampil apa adanya pada wanita yang kamu suka. Tunjukkan bahwa kamu seorang yang sederhana, jujur, sopan, Pede, sekaligus charming. Semua itu adalah kriteria umum yang bisa bikin wanita menaruh simpatik sama kamu.

[imagetag]

Tunjukkan juga kalau kamu sangat antusias ketika mendengar cerita-ceritanya (walaupun itu hanya cerita-cerita biasa yang sebenarnya kurang menarik). Nah, kalau sudah begini, si dia dapat melihat bahwa kamu ternyata seorang yang enak diajak bicara, nyambung, dan, membuat mereka kepingin nempel terus. Jangan lupa untuk selalu memberikan tanggapan, saran, nasihat, ataupun masukan yang positif ketika si dia meminta pendapatmu, atau ketika si dia bertanya tentang suatu masalah padamu.

Kalau selama ini kamu termasuk seorang yang punya "selera" tinggi dalam memilih seseorang untuk jadi pacarmu, maka mulai kali ini cobalah untuk tak terlalu menetapkan kriteria rumit untuk mendapatkan calon pacar. Disadari atau tidak, hal ini sebenarnya merupakan kebiasaan jelek yang banyak dilakukan pria ataupun wanita --apalagi jika mereka merasa bahwa status sosialnya mulai menanjak. Kamu perlu menerapkan paham nobody"s perfect. Mulailah berkaca pada dirimu sendiri, dan lihat dengan cermat kamu bukan orang yang sempurna, bukan?

Jadi jangan terlalu banyak menilai, apalagi berpikiran negatif. Lama-lama si dia juga bakal sebal melihat kelakuanmu ini. Terutama jika si dia sampai merasakan bahwa dirinya sedang dibanding-bandingkan dengan wanita lain, bisa-bisa malah si dia yang menjauhi kamu.

Dalam kegiatan sehari-hari, boleh-boleh saja kamu memperlihatkan perasaan suka kamu, sekaligus berharap si dia akan menyukai kamu tentunya. Bukannya lantas kamu merasakan bahwa dirimu mempunyai wewenang untuk mengontrol dan mengekangnya --apalagi sampai mengikatnya. Biar bagaimanapun, wanita punya kebebasan yang sama seperti pria dalam bergaul ataupun beraktivitas bersama teman-temannya.

Kamu harus pintar membaca situasi. Jangan halangi dan persempit ruang geraknya. Jangan pula selalu berada di dekatnya dalam kesempatan apapun. Jangan biarkan si dia berfikir mengapa seolah-olah segala kegiatan yang dilakukannya dimata-matai ataupun harus dilakukan atas izinmu. Jangan begitu! Jika kamu begitu, si dia akan berpikir akan jadi seperti apa dirinya nanti jika kamu jadi pacarnya? Mirip penjahat atau buronan yang setiap saat dipantau keberadaannya?

Sebaliknya buat si dia menebak-nebak di mana kamu berada sekarang, apa yang sedang kamu lakukan, dan, dengan siapa kamu berada sekarang. Dengan begitu si dia akan was-was, khawatir, cemas, bercampur kangen atas ketidak-hadiranmu ini.

Akan tetapi, ketika ia sedang kesusahan atau ada masalah, perlihatkan bahwa dirimu terbuka untuk mendengar dan bersedia memberi masukan agar masalahnya cepat selesai. Tunjukkan pula kalau kamu sangat antusias ketika mendengarnya bercerita, dan menanggapinya dengan tanggapan positif, brilian, tanpa kesan menggurui. Yang terpenting jangan di-cuekin aja!

Senyum. Bukan rahasia umum lagi bahwa senyum merupakan senjata ampuh untuk menebar pesona. Para ahli pun menganjurkan banyak senyum untuk merefleksikan diri kamu agar orang lain dapat berfikir bahwa dirimu mempunyai pikiran positif dan stabil.

Nah, kalau kamu termasuk orang murah senyum, jangan ragu-ragu untuk menularkan kebiasaan kamu pada si dia. Caranya mudah, ketika kamu sedang berduaan, buatlah beberapa joke atau kegiatan lain yang dapat membuatnya bereaksi positif misalnya membuatnya tersenyum dan tertawa.

Jangan sekali-kali kamu keras kepala di depannya. Beri dia ruang untuk mengekspresikan dirinya. Berikan ia ruang untuk membuatmu senyum. Jangan pula hanya si dia yang kamu buat tersenyum, ada baiknya jika kamu juga dekat dengan sahabat-sahabatnya dan keluarganya. Apalagi kalau kamu dapat membuat mereka menyukai keberadaanmu di antara mereka. Percaya deh, kalau 4 dari 5 wanita lebih memilih pacar yang punya selera humor tinggi.

Jangan lupa untuk berusaha menjadi yang terbaik untuknya. Tapi jangan lalu kamu memaksakan dirimu untuk melakukan hal-hal yang nyata-nyata tidak dapat kamu lakukan. Just do the best you can, and, be yourself --maka semuanya akan berjalan lancar.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan penampilan. Kamu tahu dong, penampilan yang rapi dan bersih (apalagi harum) sangat digemari wanita?! Usahakan juga untuk menjaga nafasmu supaya tetap segar, karena bisa-bisa si dia pingsan ketika tidak sengaja mencium bau "tong sampah" yang keluar dari mulutmu!

Jika kamu merupakan seorang agresif, cobalah untuk sedikit menahan keinginan untuk melancarkan aksi terlebih dahulu, seperti menelepon 5-10 kali sehari, mengirim SMS sebanyak 90-100 kali sehari yang isi-isinya terlalu mengobral cinta maupun rayuan bullshit. Sebaliknya, buatlah agar dirimu jarang menelepon, jarang meng-email, jarang bertemu, ataupun ber-SMS ria. Itu akan terus membuat si dia mempesona di matamu, tak membosankan, dan yang pasti, membuat si dia kangen berat padamu.

Satu hal lagi, jangan selalu menuruti keinginannya. Usahakan untuk sedikit jaga Image dengan selalu tampil cool di depannya (walaupun sebenarnya kamu sudah tak tahan melihat wajahnya yang lucu ketika merayumu). Dengan begitu si dia bakal tambah geregetan sama kamu.

Buatlah dirimu semisterius mungkin. wanita sebenarnya suka hal-hal yang berbau misteri. Dengan begitu mereka bisa berpetualang untuk mendapatkan cintamu. Nggak percaya? Coba saja kamu jarang nongol dan jarang nelepon. Pasti dia kelimpungan mencari-cari kamu. Nah, dengan begitu rasa ingin tahu tentang kamu akan bertambah, dan dia akan mencari jalan untuk mengetahui dirimu lebih dalam lagi.

Jangan pula kamu jadi sok akrab dengan dia! Karena jika kamu terlalu akrab, ia akan merasakan kenyamanan yang berbeda setiap berdekatan denganmu. Ia tidak mau suatu hari nanti persahabatan ini jadi hancur berantakan karena adanya perasaan cinta. Dengan begitu dia akan memilih kamu sebagai sahabat ketimbang sebagai kekasih. Wah?

Sumber

#bcfda5
Read More - Tips: Cara Memancing Wanita Agar Mengejarmu
0

Penelitian: Orang Yang Belajar Ekonomi Lebih Sering Bohong



[imagetag]

Tak bisa dipungkiri bahwa hampir semua orang pasti pernah berbohong semasa hidupnya. Kecenderungannya memang berbeda-beda setiap orang. Penelitian menemukan bahwa orang yang belajar ekonomi adalah yang paling besar kemungkinannya untuk berdusta.

Sebuah penelitian menemukan bahwa mahasiswa yang belajar bisnis dan ekonomi lebih besar kemungkinannya untuk berbohong demi keuntungan finansial. Ironisnya, penelitian ini dilakukan oleh 2 orang ekonom bernama Raul Lopez-Perez dan Eli Spiegelman.

Peneliti mengkondisikan agar para peserta diberikan sesuatu apabila berbohong tapi tidak akan mendapat apapun saat berkata jujur. Percobaan ini melibatkan 2 peserta, tetapi hanya peserta pertama yang memiliki kesempatan untuk berbohong.

Teknisnya, peserta pertama diminta duduk di depan layar komputer yang akan menampilkan lingkaran biru atau hijau. Peserta pertama kemudian diminta mengirim pesan ke peserta kedua untuk memberitahukan warna apa yang muncul.

Jika peserta pertama mengatakan bahwa lingkaran yang muncul di layar berwarna biru, maka ia akan mendapatkan uang 14 Euro. Tapi jika mengatakan lingkarannya berwarna hijau, maka ia akan mendapat uang sebesar 15 Euro.

Percobaan ini dirancang sedemikian rupa agar ketika lingkaran biru muncul di layar komputer, peserta pertama didorong untuk segera memutuskan mau berkata jujur atau berbohong dan memberitahukan bahwa yang muncul adalah lingkaran hijau sehingga mendapat uang lebih banyak.

Peserta pertama diberitahu bahwa tidak akan ada yang akan mengetahui apabila ia berkata bohong. Sedangkan pada peserta kedua, tidak peduli dengan apa yang dilaporkan oleh peserta pertama, ia akan selalu mendapat uang 10 euro dan tidak akan tahu apa warna sebenarnya.

Percobaan ini kemudian dilakukan terhadap 258 orang mahasiswa dari berbagai jurusan, termasuk jurusan bisnis, ekonomi, humaniora, bahasa Inggris, ilmu pengetahuan, hukum, psikologi dan lain-lain.

Seperti dikutip dari Mediclal Daily, hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa dari setiap jurusan melakukan kebohongan. Namun yang paling mencolok adalah mahasiswa dari jurusan bisnis atau ekonomi.

Secara khusus, hanya ada 21,9 persen mahasiswa ekonomi dan 23,4 dari mahasiswa bisnis yang berkata jujur saat memberitahukan warna lingkaran. Pada mahasiswa humaniora, yang berkata jujur ada sebanyak 52,9 persen dan mahasiswa hukum sebanyak 52,4 persen.

Para peneliti lalu menyimpulkan bahwa mahasiswa jurusan bisnis dan ekonomi cenderung menerapkan paradigma "homo economicus". Dalam bahasa awamnya, mahasiswa ekonomi lebih cenderung berbohong dalam penelitian karena memang belajar untuk melakukannya.

Sumber

#bcfda5
Read More - Penelitian: Orang Yang Belajar Ekonomi Lebih Sering Bohong

IDEGUE NEWS

BERITA TERBARU

Blog Archive